Tampilkan postingan dengan label BERITA MOTO2. Tampilkan semua postingan

Kualifikasi dibatalkan, Vinales pole position ; MotoGP Qatar

Race Direction akhirnya membatalkan sesi kualifikasi MotoGP Qatar, karena kondisi trek basah di Sirkuit Losail. Pembalap anyar Yamaha, Maverick Vinales, akan start dari pole position.

Hujan deras dan trek basah di Losail benar-benar mengacaukan keseluruhan jadwal sesi Free Practice 4 dan kualifikasi MotoGP, serta kualifikasi kelas Moto2 dan Moto3 pada Sabtu (25/3).
Awalnya, Race Direction mengumumkan untuk menjadwalkan sesi tambahan latihan bebas (Free Practice) bagi kelas MotoGP pada pukul 18:00 waktu setempat, atau pukul 22:00 WIB.
Namun, sesi tambahan Free Practice itu dibatalkan karena kondisi trek yang masih basah di beberapa area, terutama genangan air di gravel yang dianggap dapat membahayakan keselamatan para pembalap, misal terjadi kecelakaan. Jadwal pun kemudian diumumkan kembali normal.
Akan tetapi, di tengah ketidakpastian menunggu hasil inspeksi trek yang dilakukan Race Direction, sesi kualifikasi Moto3 yang seharusnya digelar pukul 18:00 (22:00 WIB) waktu setempat pun ditunda. Begitu pula dengan kualifikasi kelas Moto2, yang dijadwalkan digelar pukul 18:55 waktu setempat (22:55 WIB).
Race Direction lalu mengumumkan bahwa sesi FP4 MotoGP akan dimulai pukul 20:30 waktu setempat (00:30 WIB). Namun, tepat pukul 20:08 waktu setempat (00:08 WIB), Race Direction membatalkan semua sesi, dan itu termasuk kualifikasi dari tiga kelas.
Dengan pembatalan ini, maka posisi grid start untuk balapan pada Minggu (26/3) atau Senin (27/3) dini hari akan mengacu pada hasil kombinasi dari sesi FP1, FP2 dan FP3.
Dan dengan kata lain, Vinales akan start dari pole position, mengingat ia mencetak catatan waktu tercepat 1 menit 54,316 detik dalam hasil kombinasi. Posisi start kedua ditempati Andrea Iannone, dan juara dunia bertahan Marc Marquez start dari posisi ketiga.
Johann Zarco menempati posisi start kelima, di depan Andrea Dovizioso dan Scott Redding. Pembalap Repsol Honda, Dani Pedrosa, akan start dari posisi ketujuh. Rookie Yamaha Tech 3, Jonas Folger, di posisi start kedelapan, mengungguli Cal Crutchlow dan Valentino Rossi di posisi start ke-10.  
Lalu, Jorge Lorenzo akan start dari posisi ke-12 pada debutnya bersama Ducati. Duo pembalap KTM, Pol Espargaro dan Bradley Smith akan start dari posisi terbawah.
Sementara untuk kelas Moto2, Franco Morbidelli (Marc VDS Racing) akan start dari pole position, diikuti rekan setim Alex Marquez dan Thomas Luthi.
Sedangkan, di kelas Moto3, Jorge Martin (Gresini Racing) merebut posisi start terdepan. Ia mengungguli Philipp Oettl dan Romano Fenati.

Grid Start MotoGP Qatar 2017:


2019 Moto2 akan Pakai ECU yang lebih tinggi speknya

Kejuaraan balap dunia kasta kedua, Moto2, kabarnya bakal beralih dari mesin Honda ke merek Triumph, ketika kontrak berakhir pada akhir 2018, atau dimulai musim 2019.

Ajang Moto2 merupakan kejuaraan bermesin tunggal, dengan menggunakan jeroan milik CBR600, sejak beralih dari kelas 250cc dua tak pada 2010. Namun, ketika rumors tersebut belum dikonfirmasi pihak Dorna, kabar baru datang terkait komponen electronic control unit (ECU) tunggal, resmi diambil alih oleh Magneti Marelli, yang memasok dan mengembangkan ECU tunggal untuk MotoGP.

“Ya, itu sudah secara resmi mengumumkan, bahwa pada 2019 nanti Magneti Marelli memiliki kontrak untuk memasok ECU. Pada saat ini, Moto2 pada dasarnya menggunakan standar Honda ECU dan data logger dipasok oleh 2D,” ujar Danny Aldridge, Direktur Teknik, mengutip Crash.net, Selasa (7/3/2017).

Namun, terkait dengan karakteristiknya, Aldridge mengatakan, kalau saat ini masih dipelajari. Mereka tidak ingin ada gap terlalu jauh antara Moto2 dan MotoGP.

“Kami masih mendefinisikan karakteristik tertentu yang kami inginkan. Kami menyadari sistem elektronik Moto2 ke MotoGP perlu lompatan besar. Bahkan pada beberapa aspek, Moto3 lebih maju dari Moto2 pada saat ini, jadi kami mencoba untuk mengatur ulang itu,” ujar Aldridge.

Aldridge menambahkan, pihaknya juga tidak ingin membuat Moto2 jauh berbeda seperti yang ada sekarang. Lalu yang ingin dilakukan yaitu memberikan lingkungan bernuansa MotoGP lebih dini, untuk pengendara, tim dan sistem di Moto2, terutama pada sistem elektronik, jadi tidak kaget ketiga pebalap Moto2 naik kelas.

“Yang pasti saat ini kami masih melanjutkan kerjasama dengan Honda untuk ECU hingga akhir 2018. Baru kemudian pada 2019 kami akan memulainya dengan Magneti Marelli, dan salah satu pemasok mesin resmi, yang masih belum diketahui siapa,” ujar Aldridge.